Prodi S1 Bioteknologi

Ketua Program Studi Bioteknologi

This image has an empty alt attribute; its file name is 1c392e18-2567-4d7e-8d8a-c13e041f05ee-2.jpg

Arif Bimantara, S.Pi., M.Biotech.

Tantangan terbesar umat manusia secara global di masa yang akan datang adalah mencukupi kebutuhan pangan, kesehatan dan lingkungan yang berkualitias untuk kehidupan. Integrasi antara Biologi dan Teknologi adalah pilihan yang tepat dalam menjawab tantangan tersebut. Bioteknologi memberikan kesempatan kepada kita untuk bersama-sama memnangun masa depan yang luar biasa.

Visi & Misi


Visi

Menjadi Program Studi Pilihan dan Unggul di Bidang Bioteknologi pertanian Berwawasan Kesehatan Berdasarkan Nilai-nilai Islam Berkemajuan

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan Bioteknologi jenjang Strata-1 (S1) yang sesuai dengan perkembangan mutakhir di bidang bioteknologi pertanian berwawasan kesehatan berdasarkan nilai-nilai Islam berkemajuan
  2. Menyelenggarakan kegiatan penelitian yang diarahkan pada pengembangan pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang bioteknologi berwawasan kesehatan, beserta kehalalan produk hasil bioteknologi dengan berlandaskan etika akademik yang berbasis nilai-nilai Islam berkemajuan
  3. Menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pemanfaatan bioteknologi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat
  4. Mengembangkan pemikiran Islam berkemajuan di bidang bioteknologi pertanian berwawasan kesehatan

Tujuan

  1. Menghasilkan lulusan Sarjana di bidang bioteknologi yang berakhlak mulia, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, profesional, berjiwa entrepreneur, dan menjadi kekuatan penggerak (driving force) dalam memajukan kehidupan bangsa.
  2. Menghasilkan karya-karya ilmiah di bidang bioteknologi pertanian berwawasan kesehatan yang menjadi rujukan dalam pemecahan masalah
  3. Menghasilkan karya inovatif dan aplikatif di bidang bioteknologi pertanian berwawasan kesehatan yang berkontribusi pada pemberdayaan dan pencerahan
  4. Menghasilkan model pengembangan bioteknologi pertanian berwawasan kesehatan yang berbasis praksis pemberdayaan perempuan berlandaskan nilainilai Islam Berkemajuan
  5. Menghasilkan pemikiran islam berkemajuan di bidang bioteknologi pertanian berwawasan kesehatan sebagai penguat moral spiritual dalam implementasi catur dharma perguruan tinggi.

Sasaran Mutu

  1. Jumlah dan Peringkat Prodi Terakreditasi
  2. Jumlah prestasi mahasiswa tingkat nasional/internasional
  3. Persentase kelulusan tepat waktu
  4. Capaian kompetisi nilai-nilai keislaman mahasiswa sesuai faham muhammadiyah
  5. Jumlah dosen berjabatan akademik
  6. Jumlah dosen berpendidikan S3
  7. Jumlah penelitian berwawasan kesehatan
  8. Jumlah publikasi ilmiah dosen tingkat nasional/internasional
  9. Jumlah pengabdian berwawasan kesehatan
  10. Jumlah kegiatan pemberdayaan perempuan
  11. Jumlah community development kemitraan dengan Persyarikatan.

Profi Lulusan

Lulusan PSBTK diharapkan dapat mengembangkan diri untuk mengisi berbagai peran profesi sebagai berikut:

  1. Edutrainer

Tenaga pendidik yang berkualifikasi dalam melakukan transfer knowledge atau bimbingan kepada masyarakat terkait permasalahan di bidang bioteknologi pertanian maupun kesehatan secara kreatif, inovatif dan inspiratif dengan menginternalisasi nilai, norma dan etika akademik, yang mampu merangsang daya kritis peserta didik dalam mempelajari prinsip keilmuan sains dasar yang mendukung konsep dan aplikasi bioteknologi serta mengembangkan dan mengaplikasikan berbagai ilmu pendukung dalam pengembangan keilmuan bioteknologi untuk jenjang yang lebih tinggi dengan tetap mengedepankan nilai-nilai islam.

  1. Peneliti Pembelajar (Researcher)

Akademisi yang diangkat oleh pejabat yang berwenang dalam suatu Tingkat Jabatan Peneliti dan dipekerjakan pada suatu institusi atau organisasi penelitian dan pengembangan desain penelitian di bidang bioteknologi secara mandiri maupun berkelompok untuk menghasilkan riset yang unggul dan kompetitif, guna meningkatkan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila; mengembangkan gagasan maupun laporan hasil penelitian dalam bentuk publikasi ilmiah yang berkualitas untuk dipublikasikan di berbagai jurnal ilmiah; serta menjalankan profesinya sebagai peneliti secara mandiri, bermutu, dan terukur dengan berlandaskan nilai-nilai Islam.

  1. Konsultan (Consultant)

Tenaga profesional penyedia jasa pemberian advice (consultancy service) dalam bentuk analisis yang menguasai teknologi dan merancang proses produksi untuk menghasilkan produk bioteknologi pertanian dengan pendekatan Bioetika yang Islami untuk meningkatkan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan berkemajuan peradaban berdasarkan Pancasila maupun pemecahan masalah terkait konsep dan prinsip pengetahuan bioteknologi pada bidang pangan, kesehatan, lingkungan hayati, dan sumberdaya hayati dalam pengelolaaan dan pemanfaatan sumber daya hayati maupun lingkungannya melalui pendekatan Bioetika yang Islami dan memberikan pendapat mengenai mengenai solusi dan alternatif berbagai permasalahan terkait bidang ilmu bioteknologi secara ilmiah, serta mengelola dan memecahkan masalah IPTEK, khususnya bioteknologi di bidang pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya hayati, serta penerapan teknologi yang relevan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai islam.

  1. Manager (Quality Assurance dan Field Manager)

Tenaga ahli pelaku menejemen pengelolaan proses produksi produk bioteknologi yang berbasis sumberdaya alam hayati untuk meningkatkan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan berkemajuan peradaban berdasarkan Pancasila.; pengelolaan laboratorium kesehatan dan pertanian berbasis bioteknologi, dan pemasaran produk industri kesehatan, pertanian dan alat-alat laboratorium yang terkait dengan bioteknologi dengan tetap menjaga, memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan kolega dan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai islam.

  1. Wirausahawan (Entrepreneur)

Individu pengembang wirausaha dan pengelola usaha di bidang bisnis yang mampu menciptakan peluang dan merealisasikan kegiatan usaha berbasis sumber daya alam hayati untuk menghasilkan produk bioteknologi dibidang kesehatan dan pertanian dengan menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan dan kewirausahaan serta mengembangkan minat pasar terhadap produk-produk bioteknologi yang diproduksi dan konsep kewirausahaan melalui keahlian di bidang bioteknologi yang mengutamakan nilai-nilai islami.

Kerangka Kurikulum

Struktur Kurikulum PSBTK disusun berdasarkan SK Mendiknas No. 232/U/2000 dengan pengelompokkan mata kuliah, yaitu : Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK), Mata Kuliah Keilmuan dan Ketrampilan (MKK), Mata Kuliah Keahlian Bekarya (MKB), Mata Kuliah Perilaku Berkarya (MPB, Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB). Total SKS yang ditempuh oleh lulusan Program Studi S1 Bioteknologi adalah 144 SKS dengan penjabaran Mata kuliah wajib terdiri dari 103 SKS mata kuliah prodi dan 29 sks mata kuliah universitas, yang bersifat wajib untuk diambil oleh setiap mahasiswa. Mata kuliah pilihan yang harus diambil oleh mahasiswa PSBTK UNISA sebanyak 12 SKS,atau 4 mata kuliah. Sedangkan total SKS yang telah disediakan yaitu 36 sks. Sehingga, total mata kuliah yang disediakan oleh PSBTK adalah 62 mata kuliah. Mahasiswa PSBTK diwajibkan untuk mengambil minimal 54 mata kuliah, dengan perincian 37 mata kuliah wajib program studi, 4 mata kuliah pillihan program studi, dan 13 mata kuliah wajib universitas, dengan total sebanyak 144 SKS. Persyaratan tersebut merupakan salah satu syarat kelulusan minimal di PSBTK.